Showing posts with label kitas. Show all posts
Showing posts with label kitas. Show all posts

Tuesday, February 6, 2018

Perjalanan Untuk Konversi ITAS Ke ITAP [Part 4]

Salam pembaca budiman. Alhamdulillah kartu izin tinggal tetap (ITAP) saya sudah di tangan. Pegawai imigrasi whatsapp khabarkan pada pagi Jumaat lepas, kalau kami sudah boleh mengambil ITAP. Hehe. Alhamdulillah kami pula baru pesan tiket pesawat sehari atau 2 hari sebelumnya untuk pulang ke Pontianak hari Ahad. Supaya tak pergi ke Sanggau berkali-kali jadi kami tidur 1 malam di Pontianak sebelum berangkat ke Sintang pada hari Isnin. Maklumlah sebelum sampai ke Sintang kami kena melalui Sanggau.  Jarak pula boleh tahan. Apa pun ketemu lagi imigrasi 2 tahun lagi untuk extend multiple re-entry permit.😉 Entah masih di kanim Sanggau atau dah ke kanim lain. #berharapmodeon 😆😜



Friday, January 19, 2018

Perjalanan Untuk Konversi ITAS ke ITAP [Part 3]

Salam pembaca yang budiman. Setelah menunggu hampir 2 bulan, Alhamdulillah akhirnya selesai juga proses konversi izin tinggal saya dari terbatas (ITAS) ke tetap (ITAP).  Status terakhir untuk proses itu saya lihat di website izin tinggal, "pemindaian dokumen selesai". Tapi...masalahnya sekarang mereka dah siap cop je kat pasport sedangkan kad ITAP nya belum dapat disiapkan sebab blangkonya dah dipulangkan ke Kantor Wilayah Imigrasi Pontianak, KalBar pada hujung tahun 2017 lepas. 😂😂 Sekarang posisi pasport masih di Sanggau sebab kami nak ambil minggu depan je sebab nak ke Pontianak bawa kereta. Ok lah tu je update terbaru. 😜

P/s: Tidak susah mengurus sendiri konversi kitap ini sebenarnya. Cuman agak ribet. 🙃 Kami langsung TIDAK menggunakan calo atau orang tengah. Sebab ada dengar citer orang bayar berkali2 lipat. 😵 Yang penting semua dokumen lengkap. InsyaAllah tidak ada kendala atau halangan. Kalau proses lambat tu maklum ajalah. Sebab tu dia dah beritahu awal2 yang proses konversi ini boleh dibuat 3 bulan sebelum ITAP expired. Jangan cakap diorang tak payung. ☂😝





Baca part sebelumnya:
📌Konversi ITAS ke ITAP [Part 1]
📌Konversi ITAS ke ITAP [Part 2]

Friday, January 12, 2018

Perjalanan Untuk Konversi ITAS ke ITAP [Part 2]


Assalamualaikum dan salam sejahtera pembaca yang budiman. Setelah 9 hari berlalu dari tarikh status terakhir untuk permohonan konversi ke ITAP saya di website izin tinggal imigrasi terupdate, Alhamdulillah hari ni dah bertukar status ke Pemindaian Dokumen Ditjenim.😊😊 InsyaAllah, saya jangka mungkin minggu depanlah ada khabar dari Kantor Imigrasi (Kanim) Sanggau.🤓🙄 #prayformypassport #ineedvacation #nopassportnoflight

Update: Petang status dah bertukar kepada "Penerbitan No Register". 😍😗😊


Status pada pagi 12 Januari 2018
Status pada petang 12 Januari 2018

P/s: Gigih tak saya tiap hari buka website nak tahu status permohonan. 😅😉😁


Baca part sebelumnya:
📌Konversi ITAS ke ITAP [Part 1]

Monday, January 1, 2018

Perjalanan Untuk Konversi ITAS ke ITAP [Part I]

Salam pembaca yang budiman. Masih ingat saya ceritakan pengalaman saya untuk mendapatkan KITAS dulu? Setelah diperpanjangkan sekali KITAS saya atau setelah usia perkahwinan mencapai 2 tahun, sekarang saya dah boleh urus izin tinggal tetap pula. Beza izin tinggal sementara dengan izin tinggal tetap tu tempoh untuk diperpanjangkan lebih lama. ITAS setahun sekali paling lama, tapi kalau ITAP 5 tahun sekali. Tapi perpanjangkan tu pakai duit lah, bukan air liur. Haha. Dah nasib badan. 😆😁 Kelebihan ITAP tu nanti dah boleh buat KTP* orang asing+ada SIM*. Cuma tak mudah ye nak convert ni sebab kena lalui proses macam nak buat ITAS juga. Lepas tu dia akan proses ke Jakarta dulu untuk dapat persetujuan. Sekarang dah sebulan tapi permohonan saya baru sampai Jakarta.😂😅 No wonder dia kata paling awal nak mohon ITAP tu 3 bulan sebelum ITAS tamat tempoh. Aigoo. Tu kot hikmah keguguran hari tu, kalau tak beranak kat Indonesia lah saya Januari. 😂😅😆


Status permohonan pada 7 Disember 2017

Status permohonan pada 29 Disember 2017

Status permohonan pada 3 Januari 2018


*KTP=kartu tanda penduduk
*SIM= Surat Izin Memandu


Baca part seterusnya:

📌Konversi ITAS ke ITAP [Part 2]
📌Konversi ITAS ke ITAP [Part 3]

Tuesday, August 23, 2016

Perjalanan Untuk Mendapatkan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas)

Salam pembaca budiman. Sebenarnya dah berbulan saya nak cerita tentang perjalanan suka duka saya untuk dapatkan KITAS, tapi asyik tertangguh. Post saya kali ini mengenai perjalanan (aka perjuangan) saya untuk mendapatkan seHELAI KITAS. Oops..  ada sebab kenapa saya cakap sehelai tu. Hikhik. Sebelum itu, untuk pengetahuan anda, KITAS ialah singkatan dari Kartu Izin Tinggal Sementara. Kenapa perlu KITAS?. Sebab saya nak tinggal di Indonesia untuk tempoh yang lama dan agak leceh untuk keluar tiap 2 bulan ke KBRI Kuala Lumpur semata-mata untuk dapatkan Visa SosBud (sosiobudaya), tempoh paling lama untuk tinggal selama 2 bulan. Visa itu pula dikenakan caj RM165 untuk 2 bulan (tak silap saya). Kos lagi semua kena kira, tiket kapal terbang, dll (berdasarkan pengalaman saya tahun lepas).

Itulah maksud saya dengan seHELAI KITAS =.="

Macam mana nak dapatkan KITAS?  
Ada 2 cara, convert dari visa SosBud atau permohonan online.
1. Convert visa sosbud kepada VITAS (Visa Tinggal Terbatas) memerlukan seseorang untuk mengajukan permohonan di KANIM terdekat berdasarkan alamat di KTP (Kartu Tanda Penduduk) penjamin (kalau saya, suami lah). Tunggu kelulusan ketua KANIM, permohonan dihantar ke Jakarta sendiri nanti, bayar di Dirjen dan amik telex visa. Murah sikit kosnya tapi tetap leceh. Kebetulan masa saya cuba urus untuk convert visa sosbud ke VITAS dahulu, alamat KTP suami saya di Lampung. Jadi agak mustahil untuk berurusan di KANIM Lampung apatah lagi suami saya kerja di Kalimantan. Ditambah lagi dengan keadaan saya yang ketika itu sudah 27 minggu hamil.
2. Online (upload dokumen diperlukan terlebih dahulu dan tunggu kelulusan). Bukan mudah untuk online tu, sebab sehari hanya 600 permohonan je dari seluruh dunia boleh mohon. Siapa cepat dia dapat. Selepas diluluskan, bayar dahulu di Dirjen Imigrasi Jakarta (diwakilkan pun boleh). Kemudian tunggu email yg terkepil iaitu telex visa utk dibawa ke KBRI pilihan (saya pilih KBRI KL). Setelah ke KBRI bayar RM390 untuk dapat VITAS (visa tinggal terbatas tempoh 1tahun). Permohonan mengambil masa 2 hari. Hari pertama hantar dokumen (telex visa, pasport, foto berukuran pasport sebanyak 2 keping dan salinan fotostat beberapa dokumen) manakala hari kedua untuk pengambilan VITAS.

Cara Masuk Ke Indonesia Setelah Dapat VITAS                        
Tunjuk pasport dibahagian VISA yang telah diperoleh kepada pegawai Imigrasi Indonesia. Sebelum tu saya kena beritahu yang nanti saya nak convert VITAS jadi KITAS. Jadi, dia akan menggunakan cop  yang memberikan saya tempoh 30 hari untuk ke KANIM terdekat. Saya tiba di Indonesia pada 16 Februari, pada hari itu juga saya ke KANIM Sanggau. Tetapi masih tak boleh proses lagi. Minggu depannya terpaksa ke sana lagi setelah diberitahu oleh pegawai imigrasi. Oh ya, MAHAL SANGAT nak dapat KITAS ni kalau pilih cara yang ni. Sebab di KANIM tu saya kena bayar lagi Rp1,855,000 kot. Untuk KITAS setahun dan multiple re-entry permit. Jadi bolehlah saya keluar masuk Indonesia tanpa membatalkan visa sedia ada. VITAS yang saya bayar di KBRI Kuala Lumpur sebelumnya dikira HANGUS macam tu je. Ish..ish. Habis dalam RM1,000 untuk KITAS. Tapi insyaAllah lepas ni tak perlu lagi bayar yang VITAS tu. Hanya bayar untuk perpanjang KITAS sahaja.

P/s: Semoga bermanfaat pengalaman saya ini untuk orang lain.

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails